TUGAS MEMBUAT BLOG AUDIT TEKNOLOGI SI
AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI
NAMA : GILANG AULIAVIA NURRAGA
NPM : 12117541
KELAS : 4KA07
A.
Definisi
Audit TSI
Secara umum
Audit IT adalah suatu proses kontrol pengujian terhadap infrastruktur teknologi
informasi dimana berhubungan dengan masalah audit finansial dan audit internal.
Audit IT lebih dikenal dengan istilah EDP Auditing (Electronic
Data Processing), biasanya digunakan untuk menguraikan dua jenis aktifitas yang
berkaitan dengan komputer. Salah satu penggunaan istilah tersebut adalah untuk
menjelaskan proses penelahan dan evaluasi pengendalian-pengendalian internal
dalam EDP. Jenis aktivitas ini disebut sebagai auditing melalui
komputer. Penggunaan istilah lainnya adalah untuk menjelaskan pemanfaatan komputer
oleh auditor untuk melaksanakan beberapa pekerjaan audit yang
tidak dapat dilakukan secara manual. Jenis aktivitas ini disebut audit dengan
komputer.
Secara umum dikenal tiga jenis audit, yaitu
audit keuangan, audit operasional dan audit sistem informasi (Teknologi
Informasi). Audit TI merupakan proses pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti
untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan telah dapat melindungi
aset milik organisasi, mampu menjaga integritas data, dapat membantu pencapain
tujuan organisasi secara efektif, serta menggunakan sumber daya yang dimiliki
secara efisien. Audit SI/TI relatif baru ditemukan dibanding audit keuangan,
seiring dengan meningkatnya pengguna TI untuk mensupport aktifitas bisnis.
Ada beberapa aspek yang diperiksa pada audit sistem
teknologi informasi: Audit secara keseluruhan menyangkut efektifitas,
efisiensi, availability system, reliability, confidentialy, dan integrity,
serta aspek security. Selanjutnya adalah audit atas proses, modifikasi program,
audit atas sumber data, dan data file. Audit TI sendiri merupakan gabungan dari
berbagai macam ilmu, antara lain: Traditional Audit, Manajemen Sistem
Informasi, Sistem Informasi Akuntasi, Ilmu Komputer, dan Behavioral Science.
B.
Jenis-jenis
Audit dan Ruang Lingkup Audit TSI
a.
Audit
laporan Keuangan
Audit laporan keuangan
(Financial Statement Audit) merupakan audit yang dijalnkan untuk mencari tahu
tingkat kewajaran laporan keuangan yang disajikan perusahaan. Apabila sistem
akuntasi organisasi yang diaudit adalah sistem akuntasi berbasis komputer maka
audit dilaksanakan pada sistem informasi akuntansi, apakah prosss atau
mekanisme sistem dan program komputer sudah selsai, pengendalian umum sistem
memadai dan data yang telah substansif.
b.
Audit
Operasional
Audit terhadap aplikasi
komputer terbagi menjadi tiga jenis, antara lain:
1)
Post
Implematation Audit
Auditor memeriksa apakah sistem-sistem aplikasi
komputer yang telah diimplementasi Kan pada suatu organisasi /perusahaan telah
sesuai dengan kebutuhan penggunanya (efektif) dan telah dijalankan dengan
sumber daya optimal (efisien). Auditor mengevaluasi apakah sistem aplikasi
tertentu dapat terus dilanjutkan karena sudah berjalan baik dan sesuai dengan
kebutuhan usernya atau perlu dimodifikasi dan bahkan perlu dihentikan.
Pelaksanaan audit ini dilakukan oleh auditor dengan menerapkan pengalamannya
dalam pengembangan sistem aplikasi, sehingga auditor dapat mengevaluasi apakah
sistem yang sudah diimplementasikan perlu dimutakhirkan atau diperbaiki atau
bahkan dihentikan apabila sudah tidak sesuai kebutuhan atau mengandung
kesalahan.
2)
Concurrent
Audit (audit secara bersama)
Auditor menjadi anggota
dalam tim pengembangan sistem (system development team). Mereka membantu tim
untuk meningkatkan kualitas pengembangan sistem yang dibangun oleh para sistem
analis, designer dan programmer dan akan diimplementasikan. Dalam hal ini
auditor mewakili pimpinan proyek dan manajemen sebagai quality assurance.
3)
Concurrent
Audits (audit secara bersama-sama)
Auditor mengevaluasi kinerja
unit fngsional atau fungsi sistem informasi (pusat /instalasi komputer) apakah
telah dikelola dengan baik, apakah kontrol dalam pengembangan sistem secara
keseluruhan sudah dilakukan dengan baik, apakah sistem komputer telah dikelola
dan dioperasikan dengan baik. Dalam mengaudit sistem komputerisasi yang ada,
audit ini dilakukan dengan mengevaluasi pengendalian umum dari sistem-sistem
komputerisasi yang sudah diimplementasikan pada perusahaan tersebut secara
keseluruhan. Saat melakuan pengujianpengujian digunakan bukti untuk menarik
kesimpulan dan memberikan rekomendasi kepada manajemen tentang hal- hal yang
berhubungan dengan efektifitas, efisiensi, dan ekonomisnya sistem.
C.
Jenis-Jenis
Kotrol Audit TSI
IMPORTANCE OF IT GENERAL CONROLS
Auditor
TI terlibat dengan prosedur TI awal kemudian disebut kontrol pemrosesan data
ketika aplikasi akuntansi pertama kali dipasang pada sistem akun kartu yang
diluncurkan pada sistem komputer paling awal. Sistem tersebut di masa lalu sering
dipasang di ruangan berdinding kaca di dalam lobi perusahaan untuk mengesankan
pengunjung dengan "kecanggihan" perusahaan. Namun, sistem komputer
awal yang sama itu tidak terlalu canggih dan auditor internal, yang sering
tidak terbiasa dengan pemrosesan data teknologi, akan mengaudit di sekitar
komputer. Artinya, mereka mungkin melihat prosedur kontrol masukan dan keluaran
aplikasi untuk memeriksa apakah masukan seimbang dengan laporan keluaran. Saat
ini, hanya ada sedikit pertanyaan tentang keakuratan dan kontrol ketika laporan
dibuat oleh sistem TI. Seorang auditor hanya akan memeriksa prosedur pemrosesan
program komputer yang sebenarnya, dengan asumsi mereka akurat.
Kontrol
umum TI mencakup semua operasi sistem informasi dan mencakup:
a)
Keandalan
pemrosesan sistem informasi
Keandalan kontrol
inforGood harus berada di ditempatkan di semua operasi sistem TI. Dibahas di
seluruh bab ini, kontrol sering bergantung pada sifat dan manajemen ukuran dan
jenis sistem yang digunakang.
b)
Integritas
data
Proses harus diberlakukan
untuk memastikan tingkat integritas di seluruh data yang digunakan dalam
berbagai program aplikasi. Ini adalah kombinasi dari umum kontrol operasi yang
dibahas dalam bab ini serta kontrol aplikasi tertentu
c)
Integritas
program
Program baru atau
direvisi harus dikembangkan dengan baik untuk memberikan hasil pemrosesan yang
akurat. Masalah kontrol ini dari keseluruhan proses pengembangan program
aplikasi dan tentang praktik terbaik Perpustakaan Infrastruktur Teknologi
Informasi (ITIL).
d)
Kontrol
atas pengembangan dan implementasi sistem yang tepat
Kontrol harus
diberlakukan untuk memastikan pengembangan yang tertib baru dan direvisi sistem
informasi.
e)
Kontinuitas
pemrosesan
Proses harus di tempat
untuk mencadangkan sistem kunci dan untuk memulihkan operasi jika terjadi
pemadaman tak terduga—yang pernah yang disebut perencanaan pemulihan bencana
dan saat ini sering dikenal sebagai kelangsungan bisnis Perencanaan.
Referensi :
http://arumsasi21.blogspot.com/2017/10/audit-teknologi-sistem-informasi.html
file:///C:/Users/gilan/Downloads/1.COBIT-5_res_eng_1012.pdf
file:///C:/Users/gilan/Downloads/2.IT%20Audit,%20Control,%20and%20Security.pdf

Komentar
Posting Komentar