SEJARAH DAN PERKEMBANGAN SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI
TUGAS
INOVASI SI & NEW TECHNOLOGY
BY :
GILANG AULIAVIA NURRAGA
2KA07
12117541
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN SISTEM TEKNOLOGI
INFORMASI
Pada dasarnya informasi disebarkan oleh
manusia dengan menciptakan sebuah alat, sistem ataupun kode tertentu agar dapat
berkomunikasi dan saling berinteraksi. Pada jaman pra sejarah misalnya,
informasi disampaikan dan disebarkan menggunakan gambar-gambar atau
lukisan-lukisan kecil yang dituliskan pada tembok gua, batu dan lainnya. Ada
pula yang menggunakan bahasa tubuh dengan menggerakkan tangan, bahasa isyarat
seperti membuat api sehingga timbul asap atau membuat bunyi-bunyian agar
didengar dan diketahui oleh manusia lainnya.
Kata teknologi berasal dari bahasa
Prancis yaitu la teknique yang memiliki arti adalah sarana atau alat yang
digunakan untuk menyediakan barang yang dibutuhkan oleh manusia demi kenyamanan
dan keberlangsungan hidup, sedangkan kata informasi berasal dai
bahasa Prancis kuno yaitu informacion yang memiliki arti garis besar, konsep
dan ide. Teknologi informasi secara terus menerus dikembangkan agar dapat
membantu manusia untuk membuat sebuah berita informasi, menyimpan dan mengubah
agar lebih mudah untuk disebarkan kepada khalayak luas.
Semua perkembangan itu tidak terlepas dari
sejarah perjalanan panjang para peneliti maupun para ilmuwan yang berusaha
untuk terus memperbaiki dan mengurangi kelemahan dari sebuah teknologi
informasi dan komunikasi. Mungkin banyak yang belum tau dan bahkan mungkin
tidak tau sama sekali mengenai Sejarah Perkembangan
Teknologi Komunikasi yang kita nikmati sekarang ini. Untuk
itu, kali ini kita akan membahas secara detail mengenai Sejarah Perkembangan
Teknologi Informasi dan komunikasi di dunia ini yang
akan kita bagi ke dalam 3 bagian, yaitu Masa pra-sejarah, Masa sejarah,
dan Masa modern.
A. Masa Pra-Sejarah (…s/d 3000 SM)
Pada masa pra-sejarah informasi yang
didapatkan ataupun informasi yang akan diberikan digambar pada dinding gua,
bebatuan, tebing ataupun tanah yang memiliki kontur keras. Kemampuan
mengidentifikasi benda ataupun hal-hal yang ada disekitar lingkungan pada masa
pra-sejarah , tersebutlah yang akan mengkomunikasikan sebuah informasi.
Selanjutnya manusia pra-sejarah diketahui
mulai membuat dan menggunakan alat yang menghasilkan bunyi untuk berkomunikasi.
Selain berkomunikasi, alat-alat seperti gendang, terompet dari tanduk binatang,
asap dan lain sebagainya juga digunakan sebagai penanda ketika bahaya datang.
B. Masa Sejarah (3000 SM s/d 1400-an M)
Pada
Masa ini terbagi dalam 8 bagian, antara lain:
1.
Pada masa 3000 SM
Dimana pada saat itu dimulainya masa
sejarah dan para manusia sedikit banyaknya sudah dapat mengeluarkan suara dan
berbicara, informasi digunakan sebagai bagian dari ritual ataupun upacara
tertentu. Manusia mulai mengenal simbol atau tulisan untuk berkomunikasi dan
memberikan informasi. Menurut catatan, bangsa Sumeria merupakan penemu pertama
dari simbol dan tulisan tersebut. Mereka membentuk simbol dan tulisan itu
dari pictograf sebagai huruf dengan penambahan simbol seperti titik
atau bentuk lainnya, sehingga berbeda bentuk maka berbeda pula maknanya.
2.
Tahun 2900 SM
Bangsa Mesir Kuno telah menemukan dan
menggunakan huruf yang disebut Hierogliph untuk setiap ungkapan yang banyak
terdapat pada batuan, bangunan hingga pada kulit-kulit kayu dan hewan. Bentuk
tulisan dan bahasa hierogliph dari Mesir ini bahkan lebih maju dibandingkan
tulisan yang dibuat oleh bangsa Sumeria 100 tahun sebelumnya.
3.
Pada tahun 500 SM
Jauh setelah bangsa Mesir menemukan hierogliph
sebagai media penyebaran informasi,digunakan pula tanah liat untuk menulis.
Cara penggunaannya adalah dengan menggesekkan atau menggoreskan lempengan tanah
liat pada sebuah media atau alat yang terbuat dari serat pohon papyrus
yang tumbuh disekitar sungai nil. Penggunaan serat pohon papyrus sebagai
alat atau media untuk menuliskan informasi ini, karena serat pohon papyrus
dianggap lebih kuat dan lentur serta tidak mudah rusak. Kini, serat
pohon papyrus ini kita kenal dengan istilah kertas.
4.
Pada tahun 1455
Memasuki era manusia yang bisa dibilang hampir
modern dilakukanlah upaya untuk menciptakan mesin cetak yang terbuat dari plat
besi yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menghasilkan huruf. Johann
Gutenberg adalah orang yang pertama kali mengembangkan mesin cetak dengan
plat besi ini, lalu Johann Gutenberg mengganti plat besi tersebut dengan
bingkai yang terbuat dari kayu.
5.
Pada tahun 1830
Augusta Lady Byron berkerjasama
dengan Charles Babbage membuat sebuah program tulisan pada komputer
dengan menggunakan mesin analytical yang didesign untuk menerima
data, mengolah data dan menghasilkan bentuk keluaran data. Mesin ini akhirnya
dikenal sebagai komputer digital pertama meskipun penggunaannya masih
menggunakan sistem mekanis dan menjadi awal mula terciptanya sebuah komputer
digital pertama 94 tahun kemudian yang diberi nama ENIAC I.
6.
Pada Tahun 1837
Samuel Morse bersama Sir
William Cook dan Sir Charles Wheatstone mengembangkan telegraph yang
menggunakan kode morse. Pengiriman informasi ini menggunakan kabel sebagai penghubung antar tempat yang
berjauhan dengan waktu pengiriman dan penerimaan yang hampir sama. Akhirnya,
apa yang ditemukan oleh Samuel Morse bersama Sir William
Cook dan Sir Charles Wheatstone tersebut memungkinkan informasi dapat
diterima dan dipergunakan tanpa dibatasi jarak dan waktu.
7.
Pada tahun 1861
Ditemukanlah sebuah metode untuk menampilkan
informasi yang berbentuk gambar. Agar gambar tersebut dapat bergerak, sebuah
sistem program bekerja dengan cara memperoyeksikannya ke dalam sebuah layar.
Penemuan ini merupakan awal mula ditemukannya teknologi film yang terus
berkembang setiap tahunnya dan bahkan kemajuan dari teknologi film sekarang ini
seolah membuat semua adegan film terlihat nyata.
8.
Pada tahun 1876
Melvyl Dewey mengembangkan penulisan
Desimal, dan setahun berikutnya atau pada tahun 1877 Alexander
Graham Bell mengembangkan telepon untuk digunakan secara umum. Edweard
Maybridge pada tahun yang sama juga
menemukan fotografi berkecepatan tinggi, hingga akhirnya pada tahun
1899 pertama kalinya digunakan sebuah sistem penyimpanan data yang
berbentuk pita magnetis.
C. Masa Tahun 1900-an
Selain itu, pada masa 1900-an, teknologi
informasi makin berkembang pesat, berikut ini perkembangan teknologi informasi
pada tahun 1900an. Antara lain:
ü Tahun 1923 Zvorkyn menciptakan
Televisi untuk pertama kalinya dengan bentuk tabung dan berukuran cukup besar,
dengan pewarnaan yang masih hitam putih.
ü Tahun 1945 Vannevar
Bush mengembangkan sebuah pengkodean menggunakan sistem hypertext.
ü Tahun 1946 berhasil dikembangkan sebuah
komputer digital pertama didunia yang diberi nama ENIAC I.
ü Tahun 1948 sekelompok peneliti disebuah
perusahaan bernama Bell Telephone berhasil mengembangkan Transistor.
ü Tahun 1957 Jean Hoerni berhasil
mengembangkan kembali Transistor yang sudah ada dan diberi nama
Transistor planar. Teknologi inilah yang menjadi titik awal pengembangan
jutaan Transistor agar dapat dimasukan ke dalam kepingan kecil kristal silikon.
Pada masa ini pula, USSR (Nama Rusia pada masa itu) meluncurkan Sputnik sebagai
satelit buatan pertama dengan tugas sebagai mata-mata. Untuk membalas tindakan
dari USSR tersebut, Amerika juga akhirnya membentuk ARPA (Advance Research
Projects Agency) yang dikomandoi oleh Departemen Pertahanan Amerika. Tujuan
mereka saat itu adalah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi
informasi dalam bidang militer. Sehingga tahun 1962 Rand Paul Barand
salah satu ilmuwan perusahaan RAND ditunjuk untuk mengenmbangkan sistem
jaringan desentralisasi yang mampu mengendalikan bom dan peluru kendali
berbahan nuklir.
ü Tahun 1969 University of
California, SRI (Stanford), University California of Santa Barbara,
dan University of Utah berhasil mengembangkan sistem jaringan
internet yang pertama dengan menghubungkan 4 titik dengan kekuatan 50Kbps.
ü Tahun 1972 Ray Tomlinson berhasil menciptakan
sebuah program pengiriman surat elektronik yang dapat dikirim dan diterima
dalam waktu yang hampir bersamaan yang kita kenal dengan nama e-mail.
ü Tahun 1973 internet mulai diperkenalkan
kedalam sebuah tulisan TCP/IP (Transmission Control Protocol) yang
kemudian dikembangkan oleh sebuah grup dari DARPA yang dikenal dengan
nama TCP/IP.
ü Tahun 1981 National Science Foundation
mengembangkan backbone dengan kapasitas 56 Kbps yang disebut
CSNET. CSNET dipakai untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
ü Tahun 1986 IETF berhasil
mengembangkan sebuah server sebagai alat koordinasi dan penyambung komunikasi
antara DARPA, ARPANET, DDN dan Internet Gateway.
ü Tahun 1991 sistem bisnis dalam bidang IT
pertama kali dimulai ketia sebuah perusahaan bernama CERN menanggulangi biaya
operasionalnya dengan cara memungut bayaran dari anggotanya.
ü Tahun 1992 dibentuklah komunitas internet
pertama kali oleh CERN dan pada saat itu juga diperkenalkanlah istilah
WWW (World Wide Web).
ü Tahun 1993 NSF
membentuk InterNIC yang menyediakan jasa internet untuk keperluan
direktori, penyimpanan data menggunakan database (AT&T), jasa registrasi
(Network Solution Inc), dan jasa informasi (General Atomics/CERFnet).
ü Tahun 1994 internet berkembang
dengan sangat cepat dan masuk kedalam setiap lapisan kehidupan manusia dan
tidak terpisahkan lagi.
ü Tahun 1995 banyak perusahaan yang menjadi
provider dengan membeli jaringan di backbone, yang pada akhirnya digunakan
sebagai bagian untuk mengembangkan teknologi internet, dan pengembangan
penelitian lainnya dengan tujuan untuk mendapatkan sistem dan alat yang lebih
canggih lagi
MEDIA,
BUDAYA, DAN TEKNOLOGI
Jika Anda adalah konsumen media Amerika, maka
Anda akan menghabiskannya sembilan dari seperempat jam sehari dengan media!
Kalikan jumlahnya dengan angka hari dalam setahun, dan Anda akan menghabiskan
hampir lima bulan setiap tahun dengan media. Karena ini adalah era informasi
kita dapat memecahkannya ke dalam bit dan byte data komputer. Ini menambah
hingga 34 miliar byte sehari per orang, atau sekitar sepertiga dari kapasitas
harddisk komputer 100 GB drive.
Kami mengkonsumsi informasi, tetapi kami juga
membuatnya. Blog siswa, unggah video ke YouTube, berkontribusi ke MySpace dan
Facebook, dan mengontrol avatar di game online multiplayer seperti "World
of Warcraft." Sebagian besar pekerja di Amerika Serikat mengumpulkan,
mengatur, memproduksi, atau mendistribusikan informasi. Itu termasuk spesialis
informasi profesional yang dipekerjakan di media sebagai jurnalis, aktor film,
musisi, produser televisi, penulis, akun iklan eksekutif, peneliti, perancang
halaman web, penyiar, dan hubungan masyarakat spesialis. Bahkan dalam industri
manufaktur tradisional seperti industri otomotif, menangani
informasi profesional di bidang manajerial, teknis,
administrasi, penjualan, dan pekerjaan jasa merupakan sepertiga dari
angkatan kerja.
Ø MEDIA DALAM DUNIA MENGUBAH
Teknologi media berubah setiap generasi:
Misalnya, Mr. McQuitty, yang berusia 45 tahun, adalah produser televisi.
Ketika dia di perguruan tinggi kursus survei komunikasi, Mr. McQuitty
fiktif kami mempelajari buku, surat kabar,majalah, radio, televisi, dan
televisi. Hari ini, media konvensional ini telah berevolusi melalui
munculnya teknologi digital. Putri Mr. McQuitty, Rachael, ingin memulai
saluran sendiri. Dia mengambil beberapa kuliahnya kursus di kampus
dan beberapa online dan mengunduh buku teksnya dari Internet. Dunianya berputar di sekitar iPod, SMS,
Facebook, YouTube, dan Xbox.
Bentuk media konvensional menggabungkan dengan
yang baru dengan cara yang mengubah pola konsumsi media. Siapapun yang
memilikinya pernah menggunakan ponsel untuk mengunduh e-mail, memilih sebuah
Kontestan American Idol, melihat klip video, atau mendengarkan beberapa lagu
yang telah mengalami penggabungan massa konvensional media menjadi bentuk media
baru melalui kemajuan dalam digital teknologi dan jaringan telekomunikasi.
Media yang baru teknologi berdampak pada budaya kita dengan menawarkan gaya
hidup baru, menciptakan pekerjaan baru dan menghilangkan orang lain, menggeser
media kerajaan, menuntut peraturan baru, dan menghadirkan keunikan masalah
sosial baru. Namun, perubahan itu tidak sepenuhnya digerakkan oleh teknologi.
Kreativitas pribadi dan budaya kita saling mendukung teknologi dan perusahaan
yang menerapkannya mendefinisikan ulang penggunaannya.
Ø TEKNOLOGI MERGING
Tidak banyak bentuk komunikasi analog murni
yang masih umum digunakan hari ini. Catatan tulisan tangan adalah contoh lain.
Dalam rentang waktu yang singkat teknologi telah menjauhkan kita dari
komunikasi analog dan ke era digital di mana hampir semua bentuk lainnya
komunikasi baik dibuat, disimpan, atau ditransmisikan dalam bentuk digital.
Domain digital sekarang mencakup hampir semua radio, televisi, film, surat kabar,
majalah, dan buku dengan daftar pengecualian yang terus-menerus. Radio bicara
lokal adalah satu-satunya media analog murni yang tersisa — lokal stasiun radio
musik masih mengirimkan sinyal analog tetapi mereka memainkan musik itu
disimpan dalam rekaman digital. Untuk mengejar ketinggalan dari "media
lama" menanggapi dengan inovasi digital mereka sendiri. Industri musik
semakin meningkat bergantung pada distribusi digital melalui layanan musik
digital lainnya setelah menghadapi kehancuran dari unduhan Internet yang
bebas-tetapi-ilegal. Sekarang menarik bentuk media digital baru telah muncul,
mulai dari video game hingga sosial jaringan ke SMS.
Menyusul krisis ekonomi yang dimulai pada
2007, transaksi media yang sarat utang gagal karena pinjaman datang karena dan
pembiayaannya mengering. Pendapatan iklan dan saham media merosot diikuti oleh
jatuhnya permintaan untuk produk-produk konsumen. Tidak ada industri yang
dipukul lebih keras daripada surat kabar. Jumlah dua koran kota-kota menyusut
dan kertas harian lainnya mengurangi jumlah hari mereka membuat pengiriman
rumah atau menjadi publikasi online secara eksklusif.
Ø MENGUBAH GAYA HIDUP
Ketika media baru memasuki kehidupan kita,
media pola konsumsi berevolusi. pengguna internet sekarang menonton video
online dalam sebulan, rata-rata sekitar 10 jam menonton setiap bulan. Tiga
perempat Internet pengguna mengunjungi internet untuk politik, video game
seperti "Call of Duty". Perubahan gaya hidup di kalangan populasi
usia membuat media eksekutif memperhatikan usia dewasa dan muda
dalam konvensional media massa. Mereka membelanjakan begitu banyak waktu untuk
menyulap iPod mereka, ponsel, dan gim video (sering secara bersamaan) dan
berpartisipasi dalam komunitas online seperti Facebook bahwa hanya ada sedikit
waktu atau minat berangkat ke surat kabar atau
televisi. Itu sebabnya media lama menjalankan situs web pertahankan minat pada Survivor, buat
"buzz" untuk film baru, atau tambahkan diskusi langsung forum untuk dicetak cerita. Itu juga mengapa
media dan pengiklan terlihat mencari cara-cara baru untuk merebut
kembali pemirsa dewasa muda, seperti membuat TV menunjukkan
tersedia secara online dan memasukkan iklan ke dalam gim video.
Sering dikatakan bahwa industri media
"memakan anak-anak mereka." Beberapa perguruan tinggi muda lulusan
tidak pernah bergerak di luar magang, sering tidak dibayar satu, atau posisi
entry-level "go-for". Membuat lompatan untuk pekerjaan profesional
yang stabil terkadang bergantung pada hal-hal yang tidak kita pelajari di
kampus, seperti memiliki koneksi keluarga atau terlahir dengan bakat kreatif
dasar. Orang-orang yang kemajuan di luar tingkat entri dapat pergi setelah
"terbakar keluar "pada beban kerja atau menemukan tekanan kompetitif
dari gelombang yang lebih baru dari lulusan perguruan tinggi yang bersemangat
terus gaji masuk dan menengah relatif rendah. Namun, media menginginkan Anda.
Beberapa industri media, khususnya musik, televisi, iklan, dan film mendapatkan
materi iklan energi para profesional muda yang memberi mereka wawasan konsumen
muda. Itu berarti posisi terus menerus membuka di semua level berbakat dan
terhubung dengan baik.
Media baru memperkenalkan kita kepada
cara-cara alternatif untuk hidup, seperti jutaan orang sekarang bekerja,
berbelanja, mencari informasi kesehatan, dan mengejar hobi mereka secara
online. Namun, media baru juga dapat menggantikan hubungan manusia yang erat
dengan yang dangkal secara online , menurunkan kualitas wacana public dengan
menggantikan rumor internet jurnalisme profesional, atau seret popular budaya
ke posisi terendah baru.
Ø PERATURAN SHIFTING
Dengan Undang-undang Telekomunikasi tahun
1996, Kongres peraturan yang melindungi penerbitan, penyiaran, kabel, satelit,
televisi, telepon, dll dari perusahaan media bersaing satu sama lain.
Anggota parlemen berharap untuk memicu persaingan secara sehat, meningkatkan
layanan, dan menurunkan harga semua media komunikasi. Sayangnya,
kebingungan perusahaan dan kebangkrutan telah melampaui manfaat konsumen.
Undang-undang informasi-usia lain, Hak Cipta Perpanjangan Undang-Undang
dari 1998, mungkin memiliki dampak yang lebih cepat terhadap konsumen media.
undang-undang memperluas perlindungan hak cipta dinikmati oleh penulis, pemain,
penulis lagu, dan perusahaan media raksasa yang memiliki hak untuk itu properti
bernilai. Namun, undang-undang lainnya melemahkan hak siswa dan profesor untuk
mereproduksi karya cetak berhak cipta untuk non-komersial, penggunaan
pendidikan. Ini juga menimpa siswa dan lainnya individu yang
"membagikan" musik dan video secara online. Kepentingan konsumen juga
dipertaruhkan dalam pertempuran atas jaring kenetralan. Hasilnya akan
menentukan apakah penyedia internet akan tetap netral dalam menangani informasi
di Internet atau apakah mereka akan melakukannya memenangkan hak untuk
mendukung jenis informasi tertentu di atas yang lain. Dengan hak itu akan
datang kemampuan untuk memprioritaskan konten yang dibuat oleh mitra perusahaan
mereka dan untuk menagih ekstra pesaing mereka, biaya yang akan diteruskan ke
konsumen.
Ø MENGALAHKAN MASALAH SOSIAL
Media sendiri telah lama menjadi masalah
sosial. Televisi sering dipilih untuk menghabiskan banyak waktu yang dihabiskan
anak-anak muda yang mudah dipengaruhi menontonnya. Anak-anak usia 2-5 rata-rata
32 jam seminggu di depan televisi layar, termasuk waktu yang mereka habiskan
untuk menonton program direkam pada perekam video digital dan DVD. Televisi
telah dikritik karena dampaknya pada pergaulan seksual, stereotip rasial dan
etnis, seksisme, eksploitasi ekonomi, konsumsi tak beralasan, obesitas
anak-anak, merokok, minum, dan apatis politik. Dampak televisi terhadap
kekerasan adalah kekhawatiran abadi orang tua dan pembuat kebijakan. Pada saat
itu anak-anak rata-rata menyelesaikan sekolah dasar, dia telah melihat 8.000
pembunuhan di TV. Dengan kelulusan SMA, angka itu akan meningkat menjadi 40.000
pembunuhan dan 200.000 tindakan kekerasan lainnya dan itu tidak tidak termasuk
film atau video game atau "beat down" yang mungkin mereka lihat di
Youtube.
Media baru dengan cepat menggantikan televisi
sebagai perhatian nomor satu tentang efek media. Sifat interaktif media baru
dapat membuatnya lebih kuat dari bentuk konvensional. Beberapa peneliti percaya
video itu permainan memiliki efek yang jauh lebih besar pada perilaku kekerasan
daripada media lama. Media baru juga memungkinkan anak-anak untuk berubah
menjadi produsen konten yang bermasalah, termasuk video beat sekolah menengah
diposting di YouTube dan bertukar pornografi anak yang berpose sendiri ditukar
sebagai pesan teks ponsel. Kritik internet juga khawatir meskipun banyak
digunakan Internet untuk terlibat dalam interaksi sosial
yang positif dan untuk mencari sudut pandang politik yang beragam, mungkin
meminta orang lain untuk hidup terisolasi di depan layar komputer atau untuk
membuat kelompok-kelompok teror online yang memberikan kritik keterlaluan.
Ø MENGUBAH MEDIA SELAMA SEJARAH
Meskipun perubahan di media, dan perubahan
dalam masyarakat yang menyertainya mereka, kadang-kadang tampak sangat baru dan
berbeda, media dan masyarakat selalu beradaptasi satu sama lain. Di bagian ini
kita akan mempelajari bagaimana caranya peran media telah berkembang ketika
masyarakat berkembang — dan sebaliknya — dari fajar peradaban manusia melalui
pertanian, industri, dan masyarakat informasi.
o
MASYARAKAT
PREAGRICULTURAL
Sebelum masyarakat pertanian berkembang,
kebanyakan orang hidup dalam kelompok kecil sebagai pemburu hewan dan pengumpul
tumbuhan. Budaya-budaya ini tergantung pada kata yang diucapkan untuk
mengirimkan ide di antara mereka sendiri dan antar generasi. Dukun dan pendongeng
menyebarkan berita. Tradisi lisan sangat luar biasa yang kaya, kisah-kisah
epik, cerita-cerita rakyat, nyanyian ritual, dan lagu-lagu dari banyak budaya
lain. Karya-karya ini berasal dalam bentuk-bentuk lisan hidup hari ini di
dongeng dan cerita-cerita yang kita beri tahu anak-anak kita.
o
MASYARAKAT
PERTANIAN
Begitu masyarakat pertanian berkembang,
sebagian besar pekerjaan ditemukan di ladang atau di sumber daya ekstraksi,
seperti penambangan, penebangan, dan penebangan. Masyarakat pertanian lebih
stabil dan lebih kompleks daripada masyarakat pra-pertanian. Itu adalah budaya
Sumeria kuno, yang terletak di Irak modern, yang biasanya dikreditkan dengan
mengembangkan tulisan pada 3100 SM. Metode penulisan Yunani-Romawi berkembang
menjadi alfabet masa kini. Dalam peradaban awal, keaksaraan hanya umum di
kalangan imam dan kalangan atas kelas. Dalam beberapa budaya keaksaraan sengaja
dibatasi, karena kelas penguasa ingin menjaga massa tidak tahu apa-apa dan jauh
dari ide-ide baru. Reproduksi karya cetak sangat melelahkan. Para biarawan
Kristen menyalin buku-buku dengan tangan. Orang Cina mengembangkan percetakan
dengan pers yang menggunakan kayu berukir blok, kertas, dan tinta. Dengan
sebagian besar penduduk masih buta huruf, kurir terampil untuk menghafal pesan
lisan panjang adalah spesialis komunikasi yang berharga.
o
MASYARAKAT
INDUSTRI
Meskipun awal Revolusi Industri yang pertama
gunakan jenis logam bergerak huruf-huruf individual bukannya pelat laman
lengkap yang bisa digunakan lagi dalam berbagai hal kombinasi.
Akhirnya, ribuan salinan identik dari karya cetak bisa dicetak relatif murah.
Dicetak salinan Alkitab dan agama lainnya bekerja, termasuk salinan asli bahasa
berbagai Eropa Barat budaya, berperan dalam penyebaran Reformasi Protestan atas
Abad ke-16, yang pada gilirannya memacu difusi lebih lanjut dari keaksaraan.
Produksi massal dan penyebarannya keaksaraan ke kelas-kelas masyarakat baru
membantu membuat permintaan untuk dicetak lembar berita yang akhirnya
berkembang menjadi surat kabar. Pada 1690 Benjamin Harris menerbitkan surat
kabar pertama di Amerika, Kemunculan Keduanya di Luar Negeri dan Domestick,
meskipun kolonial Inggris pihak berwenang segera menutupnya karena dicetak
tanpa izin. Empat belas tahun kemudian, John Campbell mencetak pertama surat
kabar yang layak, Boston News-Letter. Dalam arti, Revolusi Industri metode Gutenberg diperpanjang ke pembuatan bukan hanya kertas koran, tapi
hampir semua jenis barang. Industri produksi
dipusatkan di kota-kota besar, memicu massa migrasi dari daerah pedesaan ke
kota dan dari pekerjaan pertanian hingga manufaktur. Menumbuhkan populasi
perkotaan dengan uang untuk dibelanjakan pada
barang-barang manufaktur menyediakan audiensi siap sebagai surat kabar
diperluas untuk menjadi iklan pertama yang didukung media massa komunikasi. Pada 1910, Amerika Serikat telah
menjadi masyarakat industri: Manufaktur telah melampaui pertanian bekerja untuk
pertama kalinya. Industrialisasi juga mendorong penyebaran keaksaraan untuk
mengatasi pekerjaan yang lebih kompleks dan tuntutan
kehidupanprtkotaan. Segera, metode industri produksi massal diterapkan untuk
mempercepat proses pencetakan surat kabar dan majalah dan untuk menciptakan
komunikasi baru teknologi untuk populasi perkotaan. Film, radio, dan televisi,
serta
surat kabar dan majalah, adalah media karakteristik masyarakat industri.
surat kabar dan majalah, adalah media karakteristik masyarakat industri.
o
MASYARAKAT
INFORMASI
Saat ini, kita hidup dalam masyarakat
informasi ekonomi kita sangat bergantung pada produksi dan konsumsi
informasi. Beberapa perubahan ini mendahului penemuan komputer pribadi di
Windows 1975 dan munculnya World Wide Web pada tahun 1991.
§ Telepon
Media komunikasi
konsumen pertama yang didigitalkan telepon, dimulai pada tahun 1962 dengan
peralatan digital terkubur jauh di dalam Jaringan AT & T. Hari ini,
percakapan telepon diubah menjadi bentuk digital di handset ponsel Anda dan
melakukan perjalanan sebagai data komputer di seluruh telepon jaringan. Telepon
darat adalah media praktis untuk akses Internet berkecepatan tinggi.
§ Media cetak
Digitalisasi
pertama memukul ruang produksi media cetak di akhir 1960-an. Sekarang hanya
dalam proses cetak akhir yaitu kata-kata dan gambar dikonversi dari kode
komputer ke gambar cetak analog.
§ Film
Di Hollywood,
gerakan komputer dimulai efek khusus untuk Star Wars pada tahun 1974. Sekarang
sebagian besar mengedit film dilakukan pada komputer dan kamera digital 35 mm
tersebar luas menggunakan.
§ Video game
Video game
digital sejak awal. pertama kali dikembangkan pada computer pada tahun 1962,
mereka pindah ke arcade dan konsol rumah pada tahun 1971–1972, dan kemudian
menjadi pribadi komputer dan handheld.
§ Rekaman
CD digital
compact disc (CD) pertama menjangkau konsumen pada tahun 1982. Sekarang
portabilitas online file MP3, iPod, dan langganan untuk membayar layanan music
di Internet merevolusi distribusi musik yang dapat didengarkan.
§ Televisi Kabel dan Satelit
Pada tahun 1998
perusahaan kabel dimulai untuk mengonversi konten ke bentuk digital sebagai
cara untuk meningkatkan jumlah penawaran saluran pada sistem mereka. Kabel digital
sebagian untuk memenuhi persaingan dari siaran langsung satelit (DBS).
§ Penyiaran
Televisi definisi tinggi (HDTV) yang
menggunakan format digital untuk mengirimkan gambar yang lebih luas dan lebih
jelas, menggantikan televisi konvensional sepenuhnya pada tahun 2009 dan untuk
mempersonalisasikan tampilan.
Ø APA SAJA MEDIA SEKARANG?
Pada suatu waktu, "media" hanya
berarti media massa radio, televisi, surat kabar, dan film. Sekarang berbicara
tentang "media baru," istilah yang biasanya dikaitkan dengan
teknologi media interaktif, seperti internet dan video game. Meskipun cara
menggunakan beberapa media baru tidak begitu baru dan berbeda lagi, seperti
membaca berita online, media lama memperoleh dimensi interaktif baru, seperti
memilih dengan ponsel kami untuk American Idol favorit kami di TV. Aspek yang
menentukan dari media baru adalah digital, interaktif, sosial, asynchronous,
multimedia, dan narrowcasted. Ini khusus karakteristik penting dalam membedakan
konsep baru yang berfokus pada audiens media dari model SMCR yang lebih tua,
yang menekankan oneway transmisi pesan.
Ø Digital
Media digital telah menjadi begitu luas dan
penyempurnaannya sangat jelas bahwa kita sekarang mungkin terkadang
menganggapnya begitu saja. Sebelumnya, kami terdaftar beberapa tonggak penting
dalam transisi dari analog ke digital media. Apa perbedaan yang dilakukan media
digital? Digitalisasi meningkatkan kualitas transmisi karena sinyal digital
kurang rentan terhadap gangguan dan distorsi. Pesan digital juga dapat
dikompresi dengan memungkinkan beberapa saluran harus dibawa ke mana hanya satu
yang mungkin sebelumnya. Banyak pengguna juga dapat berbagi saluran transmisi
yang sama secara bersamaan dengan bergiliran. Pendekatan ini, yang disebut
packet switching, adalah cara kerja Internet: jika kita memotongnya aliran
digit untuk e-mail Anda ke dalam potongan (disebut "paket"), dan
potong Pemirsa video YouTube yang diterima tetangga Anda, maka Anda berdua
dapat berbagi saluran yang sama. Selanjutnya, digitalisasi adalah kunci untuk
multimedia yang menggabungkan teks, gambar, dan suara dalam saluran komunikasi
dua arah mewakili sebuah keberangkatan penting dari media lama di mana setiap
modalitas dapat dipastikan saluran terpisah dan hanya satu arah
Ø Interaktif
Dalam percakapan, dua orang tidak hanya
bergantian menanggapi satu sama lain tetapi juga memodifikasi interaksi mereka
atas dasar pertukaran sebelumnya. Media sosial seperti Facebook dan Twitter
bersifat interaktif dalam arti itu. Game video yang menjadi semakin sulit
karena Anda mencetak lebih banyak poin mendekati rasa ini karena interaktif pertukaran
informasi antara Anda dan gim terus dimodifikasi tergantung pada tanggapan
Anda. Bentuk interaktivitas terakhir akan berlalu tes yang disebut Turing untuk
kecerdasan artifisial. Misalkan bermain komputer catur di Internet dan
menjadi sangat terkesan dengan lawan Anda yang Anda mengiriminya e-mail. Jika
e-mail kembali kepada Anda dari administrator situs web, dengan bijaksana
menjelaskan bahwa Anda telah bermain komputer, maka persepsi itu seorang
manusia bermain catur di ujung lain mendefinisikan kecerdasan artifi cial
Ø Media sosial.
Dimensi lain dari kekuatan penonton di dunia
media baru adalah kemampuan audiens untuk menyumbangkan konten mereka sendiri,
bukan hanya memilih seperti dalam contoh American Idol sebenarnya
menciptakannya sendiri. Karena ini melibatkan berbagi kata dan gambar dengan
pengguna lain dalam perjalanan interaksi sosial, media sosial telah muncul
sebagai istilah umum untuk fenomena ini.
Ø Komunikasi Asynchronous.
Simultanitas, gagasan bahwa semua orang dalam
penonton menerima pesan pada waktu yang sama (atau serentak), adalah sekali
lagi mendefinisikan karakteristik media massa. Pandangan itu masuk akal sebelum teknologi rekaman konsumen menjadi hal
yang biasa di tahun 1960an dan 1970-an.
Ø Narrowcasting
Tanda lain dari kekuatan yang tumbuh dari
penonton di media baru adalah praktik penargetan konten untuk audiens yang
lebih kecil, kadang-kadang disebut narrowcasting (sebagai lawan
dari penyiaran).
Ø Multimedia
Konvergen teknologi memecah konvensional
perbedaan antara saluran komunikasi demikian bahwa kita dapat memilih antar
mode presentasi.

Komentar
Posting Komentar