MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
TUGAS
ILMU BUDAYA DASAR
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
BY :
GILANG AULIAVIA NURRAGA
1KA15
12117541
DOSEN : BUDI PRIJANTO
Hubungan Manusia dan
Kebudayaan
A. Pengertian
Manusia
Manusia Secara bahasa manusia
berasal dari kata “manu” (Sanskerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir
berakal budi atau makhluk yang berakal budi. Secara istilah manusia dapat
diartikan sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang
individu.
Manusia juga diberi kemampuan
(akal, pikiran, dan perasaan) sehingga sanggup berdiri sendiri dan bertanggung
jawab atas dirinya. Disadari atau tidak, setiap manusia senantiasa akan
berusaha mengembangkan kemampuan pribadinya guna memenuhi hakikat
individualitasnya (dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya). Hal terpenting
yang membedakan manusia dengan mahluk lainnya adalah bahwa manusia dilengkapi
dengan akal pikiran, perasaan dan keyakinan untuk mempertinggi kualitas
hidupnya. Dan juga manusia adalah ciptaan Tuhan dengan derajat paling tinggi di
antara ciptaan-ciptaan yang lain.
B. Pengertian
Budaya
Budaya = cultuur (bahasa belanda)
= culture (bahasa Inggris) = tsaqofah (bahasa Arab), berasal dari bahasa Latin
“Colere” yang artinya mengolah, mengerjakan menyuburkan dan mengembangkan,
terutama mengolah tanah atau bertani. Dari segi arti ini berkembanglah arti
culture sebagai “segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah
alam”.
Ditinjau dari sudut bahasa
Indonesia, kebudayaan berasal dari bahasa Sansakerta “Buddhayah”, yaitu bentuk
jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal.
Pendapat lain mengatakan, bahwa
kata budaya adalah sebagai perkembangan dari kata budidaya, yang berarti daya
dan budi. Maka dari itu dibedakanlah antara pengertian budaya dan kebudayaan.
Budaya adalah daya dari budi yang berupa cipta karsa dan rasa, sedangkan budaya
merupakan hasil dari budaya atau hasil cipta, karsa dan rasa.
Selain itu terdapat tiga wujud kebudayaan yaitu :
- Wujud pikiran, gagasan, ide-ide, norma-norma, peraturan,dan sebagainya
- Wujud sebagai suatu aktifitas kelakuan berpola manusia dalam masyarakat
- Wujud fisik, merupakan seluruh total hasil fisik dari aktifitas perbuatan dan karya manusia dalam masyarakat.
C. Fungsi
Budaya bagi Manusia
Kebudayaan mempunyai fungsi yang
sangat besar bagi manusia dan masyarakat. Masyarakat memiliki
kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhi dalam menjalani kehidupannya.
Kebutuhan- kebutuhan masyarakat tersebut sebagian besar dipenuhi oleh
kebudayaan yang bersumber pada masyarakat itu sendiri. Karena kemampuan manusia
terbatas sehingga kemampuan kebudayaan yang merupakan hasil ciptaannya juga
terbatas di dalam memenuhi segala kebutuhan.
Fungsi kebudayaan adalah untuk
mengatur manusia agar dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak dan berbuat
untuk menentukan sikap kalau akan berhubungan dengan orang lain didalam
menjalankan hidupnya.
kebudayaan berfungsi sebagai:
1. Suatu hubungan pedoman antar manusia atau kelompok
2. Wadah untuk menyakurkan perasaan-perasaan dan kehidupan lainnya
3. Pembimbing kehidupan manusia
4. Pembeda antar manusia dan binatang
kebudayaan berfungsi sebagai:
1. Suatu hubungan pedoman antar manusia atau kelompok
2. Wadah untuk menyakurkan perasaan-perasaan dan kehidupan lainnya
3. Pembimbing kehidupan manusia
4. Pembeda antar manusia dan binatang
Kebudayaan mengatur supaya manusia dapat mengerti bagaimana
seharusnya bertindak, berbuat menentukan sikapnya kalau mereka berhubungan
dengan orang lain. Setiap orang bagaimanapun hidupnya, akan selalu menciptakan
kebiasaan bagi dirinya sendiri. Kebiasaan (habit) merupakan suatu perilaku
pribadi yang berarti kebiasaan orang seorang itu berbeda dari kebiasaan orang
lain, walaupun mereka hidup dalam satu rumah. Kebiasaan menunjuk pada suatu
gejala bahwa seseorang di dalam tindakan-tindakannya selalu ingin melakukan
hal-hal yang teratur baginya
D. Hubungan
Manusia dan Kebudayaan
Akal budi merupakan kelebihan
yang dimiliki oleh manusia. Akal juga adalah kemampuan dari manusia untuk
berfikir sebagai kodrat. Budi artinya akal juga atau suatu bagian dari kata
hati manusia yang berupa panduan akal serta perasaan yang mampu membedakan baik
dan buruk. Dengan akal dan budi inilah manusia mampu menciptakan bebagai hal
antara lain :
– Menciptakan
– Kreasi
– Memperlakukan
– Memperbaruhi
– Memperbaiki
– Mengembangkan dan
– Meningkatkan sesuatu
– Menciptakan
– Kreasi
– Memperlakukan
– Memperbaruhi
– Memperbaiki
– Mengembangkan dan
– Meningkatkan sesuatu
Sedangkan ditinjau dari sudut antropologi, manusia dapat di
klarifikasi dari dua jenis:
1)
manusia sebagai makhluk biologi
Manusia sebagai makhluk biologi , bahwa
manusia dapat dipelajari dari sisi ilmu biologi dan anatomi.
2)
manusia sebagai makhluk sosio-budaya
manusia sebagai makhluk sosio-budaya yaitu
manusia dipelajari dalam sudut pandang antropologi budaya. Antropologi budaya
sendiri menyelidiki mengenai seluruh cara hidup manusia, bagaimana manusia
menggunakan akal budi dan struktur fisiknya untuk mengubah lingkungannya
berdasarkan pengalaman. Juga memahami serta menuliskan kebudayaan yang terdapat
dalam masyarakat manusia.
Manusia sangat erat kaitannya dengan kebudayaan. Begitupun
sebaliknya. Manusia yang membuat kebudayaan. Dan hampir setiap tingkah laku
manusia itu adalah kebudayaan. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai
sebagai dwitunggal. Maksudnya adalah walaupun keduanya berbeda, tetapi keduanya
merupakan suatu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah
kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai
dengannya. Kebudayaan yang digunakan manusia dalam menyelesaikan
masalah-masalahnya bisa kita sebut sebagai way of life, yang digunakan individu
sebagai pedoman dalam bertingkah laku.
Dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini
dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat
dinyatakan sebagai dialegtis, maksudnya adalah saling terkait satu dengan yang
lainnya. Proses dialegtis ini tercipta melalui tiga tahap, yaitu:
- Eksternalisasi, yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.
- Obyektivasi, yaitu proses dimana manusia menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia.
- Internalisasi, yaitu proses dimana manusia sergap kembali oleh manusia. Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidup dengan baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.
Definisi Kebudyaan itu sendiri
adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem
ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan
sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita
nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu
bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.
Manusia dan kebudayaan pada
hakekatnya memiliki hubungan yang sangat erat, dan hampir semua tindakan dari
seorang manusia itu adalah merupakan kebudayaan. Manusia mempunyai empat
kedudukan terhadap kebudayaan yaitu sebagai:
1) penganut kebudayaan
2) pembawa kebudayaan
3) manipulator kebudayaan
4) pencipta kebudayaan
1) penganut kebudayaan
2) pembawa kebudayaan
3) manipulator kebudayaan
4) pencipta kebudayaan
E. KESIMPULAN
Pengertian kebudayaan tidak mudah
untuk dirumuskan. Berbagai ahli memiliki pandangan yang tidak selalu sama
tentang kebudayaan. Keadaan ini tidak berarti kita akan sulit untuk memahami
apa itu kebudayaan, karena dari berbagai definisi yang ada ternyata saling
melengkapi antara satu dengan yang lain.
Manusia sebagai makhluk hidup
yang kompleks memiliki berbagai kemampuan dalam mengatasi berbagai masalah yang
dihadapinya. Kemampuan tersebut mencakup akal, intelegensia, dan intuisi, ;
perasaan dan emosi, kemauan, fantasi, serta perilaku.
F. KOMENTAR
Manusia dan kebudayaan merupakan
salah satu ikatan yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan
ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan YME ciptaan yang paling sempurna
menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikanya secara turun temurun.
Budaya tercipta dari kegiatan sehari-hari dan juga dari kegiatan-kegiatan yang
sudah diatur oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Komentar
Posting Komentar