KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN
TUGAS
ILMU BUDAYA DASAR
KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN
BY :
GILANG AULIAVIA NURRAGA
1KA15
12117541
DOSEN : BUDI PIJANTO
A. PENDEKATAN KESUSASTRAAN
IBD
atau ilmu budaya dasar, yang semula dinamakan Basic Humanities,berasal dari
bahasa inggris the humanities. Istilah ini berasal dari bahasa latinyang berati
Humanus yang berate manusiawi, berbudaya dan halus. Dengan
mempelajari ‘The Humanities’
orang akan
menjadi lebih manusiawi,
lebihberbudaya dan lebih halus. Jadi the humanities berkaitan dengan nilai.
1)
Pengertian
Sastra
Sastra
(Sanskerta: shastra) merupakan kata serapan dari bahasa
Sanskerta ‘Sastra’, yang
berarti “teks yang mengandung instruksi” atau“pedoman”, dari kata dasar ‘Sas’
yang berarti “instruksi” atau “ajaran”dan ‘Tra’ yang berarti “alat” atau
“sarana”. Dalam bahasa Indonesia kataini biasa digunakan untuk merujuk kepada
“kesusastraan” atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan
tertentu
Selain
itu dalam arti kesusastraan, sastra bisa dibagi menjadisastra tertulis atau
sastra lisan (sastra oral). Sastra
dibagi menjadi 2 yaitu Prosa dan Puisi, Prosa adalah karyasastra yang tidak
terikat sedangkan Puisi adalah karya sastra yangterikat dengan kaidah dan
aturan tertentu. Contoh karya Sastra Puisiyaitu Puisi, Pantun, dan Syair
sedangkan contoh karya sastra Prosayaitu Novel, Cerita/Cerpen, dan
Drama.
2)
Pengertian
Seni
Seni
pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karenaitu merupakan sinonim
dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalamintisari ekspresi dari
kreativitas manusia. Seni juga dapat diartikandengan sesuatu yang diciptakan
manusia yang mengandung unsurkeindahan.
Seni
sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai. Bahwamasing-masing
individu memilih sendiri peraturan dan parameter yangmenuntunnya atau kerjanya,
masih bisa dikatakan bahwa seni adalahproses dan produk dari memilih medium,
dan suatu set peraturan untukpenggunaan medium itu.
3)
Peranan
Sastra
Prosa,
puisi, lakon, skenario, skripsi, risalah ilmiah, esei, kolom,berita, surat,
proposal, catatan harian, laporan, pandangan mata, pidato,ceramah, transkripsi
percakapan, wawancara, iklam, propaganda, doa dan sebagainya semuanya jadi
termasuk sastra, karena mempergunakan bahasa.
Kesusastraan
(prosa dan puisi) sesungguhnya terkait denganseluruh aspek kehidupan. Hanya
saja karena pemaparannya menempuhlajur rekaan imajinasi, sehingga nampak semu.
Tapi dalamkesemuannya itu, sastra merefleksikan fenomena hidup beragam
denganmendalam, mengikuti cipta-rasa-karsa penulisnya.
4)
Hubungan
sastra dan seni dengan ilmu budaya dasar
Masalah
sastra dan seni sangat erat hubungannya dengan ilmubudaya dasar, karena
materi-materi yang diulas oleh ilmu budayadasar ada yang berkaitan dengan
sastra dan seni. Budaya Indonesiasangat menunjukkan adanya sastra dan seni
didalamnya. Latar belakang
IBD dalam konteks budaya,
negara dan masyarakat Indonesia berkaitandengan masalah sebagai berikut :
Kenyataan
bahwa bangsa indonesia berdiri atas suku bangsadengan segala keanekaragaman
budaya yg tercemin dalam berbagaiaspek kebudayaannya, yg biasanya tidak lepas
dari ikatan2 primordial,kesukaan, dan kedaerahan
B. ILMU BUDAYA DASAR YANG
DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA
1)
Pengertian
Prosa
Prosa
adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisikarena variasi ritme
(rhythm) yang dimilikinya lebih besar, sertabahasanya yang lebih sesuai dengan
arti leksikalnya. Kata prosa berasal dari bahasa Latin “prosa” yang artinya
“terus terang”. Jenis tulisan prosa biasanya
digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide.Karenanya, prosa dapat
digunakan untuk surat kabar, majalah, novel,ensiklopedia, surat, serta berbagai
jenis media lainnya.prosa juga dibagidalam dua bagian,yaitu prosa lama dan
prosa baru,prosa lama adalahprosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi
budaya barat,danprosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa
pun.
2)
Jenis-jenis
Prosa
§ Prosa naratif
§ Prosa deskriptif
§ Prosa eksposisi
§ Prosa argumentative
§ Prosa Lama
§ Prosa Baru
3)
5
Komponen prosa lama
a)
Hikayat
Hikayat,
berasal dari India dan Arab, berisikan cerita kehidupan paradewi, peri,
pangeran, putri kerajaan, serta raja-raja yang memiliki kekuatan gaib.
b)
Sejarah
Sejarah
adalah salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambildari suatu
peristiwa sejarah. Cerita yang diungkapkan dalam sejarah bisadibuktikan dengan
fakta.
c)
Kisah
Kisah,
adalah cerita tentang cerita perjalanan atau pelayaran seseorangdari suatu
tempat ke tempat lain.
d)
Dongeng
Dongeng,
adalah suatu cerita yang bersifat khayal.
e)
Cerita Berbingkai
Cerita
berbingkai, adalah cerita yang didalamnya terdapat cerita lagiyang dituturkan
oleh pelaku-pelakunya
4)
6
Komponen Prosa Baru
a)
Roman
Roman
adalah bentuk prosa baru yang mengisahkan kehidupanpelaku utamanya dengan
segala suka dukanya
b)
Novel
Novel
adalah bentuk prosa baru yang melukiskan sebagiankehidupan pelaku utamanya yang
terpenting, paling menarik, dan yang mengandung
konflik
c)
Cerpen
Cerpen
adalah bentuk prosa baru yang menceritakan sebagiankecil dari kehidupan
pelakunya yang terpenting dan paling menarik
d)
Riwayat
Riwayat
(biografi), adalah suatu karangan prosa yang berisipengalaman-pengalaman hidup
pengarang sendiri (otobiografi) ataubisa juga pengalaman hidup orang lain sejak
kecil hingga dewasa ataubahkan sampai meninggal dunia
e)
Kritik
Kritik
adalah karya yang menguraikan pertimbangan baik-buruksuatu hasil karya dengan
memberi alasan-alasan tentang isi danbentuk dengan kriteria tertentu yang
sifatnya objektif danmenghakimi.
f)
Essai
Esai
adalah ulasan / kupasan suatu masalah secara sepintas lalu berdasarkan
pandangan pribadi penulisnya
C. ILMU BUDAYA DASAR YANG
DIHUBUNGKAN DENGAN PUISI
1)
Pengertian puisi
Puisi
adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknyauntuk
tambahan, atau selain arti semantiknya. Puisi adalah bentuk karanganyang tidak
terikat oleh rima, ritme ataupun jumlah baris serta ditandai olehbahasa yang
padat.
2)
Kreativitas penyair dalam membangun puisinya
I.
Figura Bahasa
II.
Kata-kata yang ambiquitas
III.
Kata-kata berjiwa
IV.
Kata-kata yang konotatif
V.
Pengulangan
3)
Alasan alasan yang mendasari penyejian puisi dalam ilmu budaya dasar
Hubungan
puisi dengan pengalaman hidup manusia. Perekaman dan penyampaian
pengalaman dalam sastra puisi disebut “pengalaman perwakilan”. Ini berarti
bahwa manusia senantiasa ingin memiliki salah satu kebutuhan dasamya untuk
lebih menghidupkan kembali pengalaman hidupnya dari sekedar kumpulan pengalaman
langsung yang tethatas.Dengan pengalaman perwakilan itulah sastra/puisi dapat
memberikan kepada paramahasiswa untuk memiliki kesadaran (insight-wawasan) yang
penting untuk dapat melihat dan mengerti banyak tentang dirinya sendiri serta
tentang masyarakat
D. KESIMPULAN
Sastra (Sanskerta:
shastra) merupakan kata serapan dari Bahasa Sanskerta ‘Sastra’, yang
berarti “teks yang mengandung instruksi” atau“pedoman”, dari kata dasar ‘Sas’
yang berarti “instruksi” atau “ajaran”dan ‘Tra’ yang berarti “alat” atau
“sarana”. Dalam Bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan
untuk merujuk kepada “kesusastraan” atau sebuah
jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.
E. KOMENTAR
Ketika seseorang
memiliki ilmu budaya dasar dan sifat kesusastraan , pasti dapat membuat
pelihat hasil cipta karyanya menghayati dan melakukan hal positif dengan
hasil cipta karya yang di buat. untuk itu bagi seseorang yang telah mampu
melakukan hal tersebut yaitu membuat suatu cipta karya yang dapat di hayati
oleh orang lain dan membuat perubahan bagi pelihat hasil cipta karya saya hanya
memberi masukan sedikit, tuangkanlah hal-hal yang positif agar suatu ketika ada
pelihat hasil cipta karya dapat menirukan hal yang positif yang memiliki nilai
ke indahan, dan jangan buat cipta karya yang negatif yang dapat merusak
pemikiran manusia dan membuat manusia melakukan hal -hal yang positif.

Komentar
Posting Komentar